Hari yang Menantimu - Puisi Oleh Jasmiko | Sastra Putar Balik

 


Hari yang Menantimu

Bahwa setiap bayangmu

Bahwa setiap denyut napasmu

Dan bahkan setiap helai senyummu

Adalah hal-hal yang selalu kuingat

***

Bahwa setiap, emmm, kata-kata yang kau ucap

Mengapa aku tak bisa melupakannya?

Omong-kosong

Melupakan...

Adalah sebuah jalan tanpa ujung

Yang sepanjangnya penuh penderitaan

***

Adakah sebuah kemungkinan?

Rasa-rasanya

Tidak mungkin Tuhan salah menafsirkan doa hambanya

Rasa-rasanya

Tuhan tidak mungkin keberatan terhadap doa hambanya

Lalu kenapa?

Mungkin, ada sebuah hari yang Dia kira

 

Tangerang Selatan, 24 Januari 2024

0 Post a Comment

Posting Komentar