Pengertian Puisi Menurut Beberapa Ahli - Artikel by Jasmiko | Sastra Putar Balik

 


Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata indah dan kaya akan makna. Secara etimologis (bahasa), puisi berasal dari kata poites (bahasa Yunani), yang artinya membangun, pembuat, atau pembentuk. Sedangkan jika menilik puisi yang berasal dari bahasa latin, yakni poeta,kata tersebut bermakna membangun, menimbulkan, menyebabkan, dan menyair.

Berikut ada beberapa penjelasan dari para ahli mengenai puisi ;

1.      Herman J. Waluyo

Beliau mengungkapkan bahwa puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi rima dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).

Rima adalah pengulangan bunyi yang sama. Pengertian tersebut merujuk pada puisi atau sajak, di mana rima merupakan salah satu unsurnya yang berfungsi menambah keindahan.

Rima dalam puisi berperan untuk membentuk musikalitas atau orkestrasi. Dengan adanya rima tersebut, yakni pengulangan bunyi yang sama, diharapkan puisi bisa menjadi bertambah nilai estetikanya, sesuai dengan pengertian puisi yaitu sebuah kata-kata yang indah.

Berikut ini contoh rima :

 

Jika matahari berhenti menari

Dengan apa kau berbangga diri?

Dengan apa kau tenangkan hati?

Dengan apa kau menghibur diri?

 

Nah, bagian paling belakang, yang bernada ‘i’ itulah yang dinamakan dengan rima. Bukankah lebih enak jika demikian?

2.      Aisyah

Puisi adalah hasil penafsiran penyair terhadap kehidupan. Jadi menurut beliau, puisi adalah sebuah kata-kata yang merupakan hasil penafsiran dari penulisnya. Misal seorang penyair melihat kemacetan di Jakarta, kemudian dia merangkai dan menafsirkan kemacetan tersebut ke dalam bentuk kata-kata, maka kata-kata tersebutlah yang dianggap sebagai puisi.

Tentunya dengan adanya nilai-nilai artistik, maka kata tersebut dinamakan dengan puisi, barangkali ada rima di dalamnya. Segala kejadian alam, baik itu rohaniah atau jasmaniah, yang berhasilkan diterjemahkan ke dalam kata-kata, maka akan menjadi sebuah puisi. Maka, sebenarnya menjadi seorang penyair itu mudah sekali, hanya bermodalkan peka terhadap keadaan sekitar.

3.      Watt-Dunton

Menurut dia, dalam Situmorang, 1980, puisi adalah ekspresi konkret yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama. Apa itu bahasa emosional? Emosional adalah sesuatu yang menyentuh perasaan. Jadi, jika ada sebuah istilah ‘bahasa emosional’ maka dapat diartikan sebagai bahasa yang jika digunakan bisa dan dapat menyentuh perasaan pembaca maupun penulisnya. Jika puisi menggunakan bahasa yang emosianal, maka puisi tersebut mampu menjadi perantara untuk penulis dan mencurahkan isi hatinya, serta bisa menjadi perantara bagi pembaca untuk menyelami samudera perasaan penulis.

4.      Pradopo

Menurut Pradopo, puisi adalah rekaman dan interpretasi dari berbagai pengalaman manusia yang penting, digubah dalam bentuk atau wujud yang paling berkesan, dalam hal ini adalah kata-kata. Jadi, puisi ialah bentuk paling berkesan bagi penulisnya dalam bentuk rangkaian  kata-kata, yang kemudian menghasilkan makna bagi pembacanya.

Pengertian di atas cukup jelas, dan ini bisa menjadi salah satu rujukan kita jika ingin mendapatkan devinisi puisi yang mudah dihafal namun maknanya dalam.

5.      Menurut Saya Pribadi

Menurut saya pribadi, puisi adalah sebuah rangkaian kata atau simbol yang indah bagi penulis serta mengandung makna, yang bebas ditafsirkan oleh para pembacanya. Jadi menurut saya pribadi puisi itu tidak harus berbentuk kata-kata, namun bisa sebuah simbol atau sejenisnya, yang menurut dia adalah sebuah keindahan dan mengandung makna. Misal ada seorang penulis yang menulis tanda tanya (?), dan dia menganggap simbol tersebut penuh dengan makna, maka jadilah sebuah simbol tersebut menjadi sebuah puisi, dalam tanda petik untuk dirinya.

Sebenarnya kalimat di atas bukan murni pendapat saya, sebab saya mendengar pengertian tersebut dari guru saya. Jadi, itu adalah pendapat guru saya yang selanjutnya saya tambahi dengan persepsi saya mengenai puisi, itu pun juga dari hasil membaca literasi terdahulu.

Jadi, puisi itu bisa berupa apa saja, namun jika mengisi lembar jawaban ketika ujian, kalian harus mengisi dengan pengertian yang tepat, seperti di awal tulisan ini pengertiannya.

Blog ini juga memuat puisi-puisi. Maka jika berkenan silakan klik 'PUISI' pada sub menu yang tersedia. Terima kasih semoga membantu.

0 Post a Comment

Posting Komentar